Oleh: suhartoumm | April 28, 2013

Korelasi Kendall Tau

 

 
Korelasi Jenjang Kendall Tau
Dalam rangka memperoleh pemahaman lebih dalam tentang strategi pemasaran
perusahaannya, PT Nahod mencoba membagikan kuesioner kepada
13 perusahaan hotel lain yang ada di Yogjakarta. Daftar pertanyaannya tentang
frekuensi (sering atau tidaknya) Hotel itu mengadakan Promo dan
tingkat kepuasan pelanggan pada masing-masing Hotel tersebut.
Kuesioner tersebut berisi 10 pertanyaan dengan Range Skor
yakni antara 10 untuk paling sering/paling puas
dan 1 untuk yang sama sekali tidak melakukan/sama sekali
tidak puas. Penyajian Skor atas jawaban Manajemen Hotel
(responden) tersebut adalah sebagai berikut:
 

Hotel

Jumlah Skor

 

Frekuensi Promo

Tingkat Tepuasan

1 90 65
2 85 75
3 80 75
4 75 80
5 70 85
6 80 70
7 90 65
8 75 80
9 90 70
11 75 80
12 80 70
13 95 70
 
Dengan membuat urutan data skor Frekuensi Promo kemudian
menentukan Ranking Nilai dari kedua variable tersebut, terlihat
sebagai berikut:
 

Hotel

Jumlah Skor

Ranking

 

Frek. Promo

Tk. Kepuasan

Frek. Promo

Tk. Kepuasan

13

95

70

1

9.5

7

90

65

3

12.5

1

90

65

3

12.5

9

90

70

3

9.5

2

85

75

5

6.5

3

80

75

7

6.5

6

80

70

7

9.5

12

80

70

7

9.5

11

75

80

10

3.5

8

75

80

10

3.5

4

75

80

10

3.5

5

70

85

12.5

1

10

70

80

12.5

3.5

 

Jumlah

91 91
 

 

   
Dari ranking Tingkat Kepuasan Pelanggan  dapat dihitung besarnya JNP sebagai berikut:  
   
JNP = (2-7)+(0-10)+(0-10)+(0-7)+(2-5)+(2-5)+(0-5)+(0-5)+(0-1)+(0-1)+(0-1)+(1+0)  
  = -5-10-10-7-3-3-5-5-1-1-1+1  
  = -50  
   
Harga T untuk  Frekuensi Promo:  
   
            = ½. ∑ [t(t-1)]  
            = ½. {[3(3-1)] + [3(3-1)] + [3(3-1)] + [2(2-1)]}  
                 = ½. 20 = 10  
   
Harga (T) untuk Tingkat Kepuasan Pelanggan:  
   
             = ½. ∑ [t(t-1)]  
             = ½. {[4(4-1)] + [4(4-1)] + [2(2-1)] + [2(2-1)]}  
             = ½. 28 = 14  
   
 

Jadi:  τ  =

JNP

   
√ [{½n(n 1)} Tx] . [{½n(n 1)} Ty  
   

τ =

JNP

 
√ [{½13(13 1)} 10] . [{½13(13 1)} 14
   

τ =

50

 

=

   

√ {68} . {64}  
   

τ =

 – 50

 

= -0.758

   
√ 4352  
   
Diperoleh harga τ = -0.758 yang artinya bahwa derajat kecocokan  
antara kedua variabel tersebut cukup tinggi namun hubungannya  
berlawanan arah. Jika promo dilakukan lebih sering maka  
tingkat kepuasan pelanggan malah akan semakin rendah.  
   
Selanjutnya kita cari harga uji statistiknya sebagai berikut:  
   

Zh =

τ

   

2(2.n + 5)  
9.n(n – 1)  
   

Zh =

– 0,758

   

 2(2.13 + 5)  
9.13(13 – 1)  
   

Zh =

– 0,758

   

64

 
+ 1404  
   

Zh =

– 0,758

 

= – 3,550

   
  0,21350  
   
Uji Hipotesis Dua Pihak  
Ho = Frekuensi promo tidak ada hubungan dengan tingkat kepuasan  
Ha =  Frekuensi promo ada hubungan dengan tingkat kepuasan  
Bila Zh ≠ Ztabel Ho ditolak  
Bila Zh = Ztable Ho diterima  
Ternyata Zhitung < Ztabel ===> -3,550 < -1,96 (½ α 5%)  
Berarti Ho ditolak.  Frekuensi promo ada hubungan dengan tingkat kepuasan  
   
Dari tabel distribusi normal standar, (½ α 5%)=2,5%=0,4750, berada di Z ke -1,96.  
Berarti dalam pengujian hipotesis di atas  
dapat disimpulkan bahwa  Frekuensi promo ada hubungan dengan  
tingkat kepuasan. Atau dengan kata lain kesesuaian  
(hubungan) nilai dari dua variable tersebut signifikan.  

 


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: