KORELASI JENJANG (PERINGKAT) SPEARMAN DAN KENDALL TAU 1. Korelasi Jenjang (Peringkat) Spearman Brother tertarik dengan melakukan pengukuran kinerja berdasarkan motivasi karyawan untuk perusahaan miliknya dengan cara melakukan pengukuran terhadap motivasi kerja dan kinerja terhadap 10 orang karyawan. Brother mencoba mengetahui apakah ada hubungan antara nilai skor motivasi dengan skor kinerja. Nilai-nilai skor tersebut adalah sebagai berikut:
Diketahui taraf keyakinan sebesar 95% Penyelesaian:
…………………………..6 ∑ d2 Rs = 1 – ————————– ……………………….n ( n2 – 1 )
……………………….6 ∑ ( 224 ) Rs = 1 – —————————– ………………………10 ( 102 -1 )
………………….1344 Rs = 1 – ————– …………………..990
Rs = 1 – 1,357
Rs = – 0,357
Dengan taraf keyakinan sebesar 95%, maka dengan n=10 diperoleh harga r Spearman dalam tabel sebesar 0.648. Karena rs < r table, maka dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan (korelasi) yang meyakinkan antara skor nilai motivasi dengan skor nilai kinerja. 2. Korelasi Jenjang Kendall Brother ingin mengetahaui hubungan antara penilaian yang dilakukan oleh dua kelompok pencinta kuliner sehingga Brother mencoba mencari data 11 Rumah Makan yang telah dinilai oleh kedua kelompok tersebut tersebut. Berikut ini adalah hasil penilaian tersebut:
Dengan mengurutkan data hasil penilaian JIF untuk kemudian ditentukan ranking nilai dari kedua badan tersebut, akan terlihat sebagai berikut:
Dari ranking JSF dapat dihitung besarnya JNP sebagai berikut : JNP = (5-5)+(0-8)+(4-6)+(9-1)+(0-8)+(0-8)+(7-2)+(10-0)+(7-2)+(6-4)+(3-7) = 0 – 8 – 2 + 8 – 8 – 8 + 5 + 10 + 5 + 2 – 3 = 1
Harga T untuk JIF:
….1 = —- . ∑ [ t ( t – 1 ) ] ….2
….1 = —- . [ 3 ( 3 – 1 ) ] + [ 3 ( 3 – 1 ) ] ….2
….1 = —- . 12 = 6 ….2
Harga T untuk JSF:
….1 = —- . ∑ [ t ( t – 1 ) ] ….2
….1 = —- . [ 3 ( 3 – 1 ) ] + [ 2 ( 2 – 1 ) ] ….2
….1 = —- . 8 = 4 ….2
……………………………….JNP Jadi: τ = —————————————————— ……1 1 √ [(---- n (n – 1) – Tx ] . [ ---- n (n – 1) – Ty ] ……2 2
………………………………………..1 Jadi: τ = —————————————————————— …..1 1 √ [(---- 11 (11 – 1) – 6 ] . [ ---- 11 (11 – 1) – 4 ] …..2 2
…………………….1 Jadi: τ = ————————– = 00212 …………….√ [(45)] . [(51)] Diperoleh harga τ = 0.0212 yang artinya bahwa derajat kecocokan penilaian hotel oleh kedua badan tersebut sangat rendah dan hubungannya berlawanan arah. Jika JIF member nilai tinggi maka JSF akan memberi nilai rendah. Pengujian signifikan tidaknya hubungan tersebut (koefisien korelasi jenjang kendall) adalah:
……………….τ Zh = ——————– ……..2 (2 . n +5) …….√——————– …….9 . n (n – 1 )
…………….0,0212 Zh = ————————- ……….(2 (2 ). (11) +5) …….√————————– ……..9 . (14) (11 – 1)
…………..0,0212 Zh = ————————- ………….(2 (2 ). (11) +5) ……..√————————– ………..9 . (14) (11 – 1)
…………….0,0212 Zh = ————————- …………….(54) ………√ ————— …………(1260)
……………0,0212 Zh = ————————- ………….02070197
= 0,10 Berdasarkan tabel distribusi normal standar, maka pengujian di atas dapat disimpulkan bahwa probabilitas hubungan nilai dari dua juri = 0,0398. Dengan kata lain kesesuaian hubungan nilai dari dua juri itu tidak signifikan. |
||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||
Oleh: suhartoumm | Januari 16, 2011
KORELASI JENJANG (PERINGKAT) SPEARMAN DAN KENDALL TAU
Ditulis dalam Uncategorized
pak, kalau untuk tau kendall, apakah bisa digunakan apabila variabel X’nya lbih dari satu??
dan apa bisa digunakan apabila mnggunakan regresi dummy?
kalau bisa tolong penjelasannya pak. begitu juga dengan rumus dan contoh kasusnya.
terimakasih pak.
Oleh: ayu on Maret 6, 2011
at 5:03 am
Menurut banyak literatur statistik, korelasi Kendall dan hanya lazim digunakan bila data yang di analisis memiliki skala Ordinal dan tidak berdistribusi normal. Sedangkan analisis Regresi, lazim digunakan bila data memiliki sebaran normal dan berskala Interval atau Rasio.
Oleh: suhartoumm on Maret 6, 2011
at 2:34 pm
perbedaannya apa antara korelasi kendall tau dengan korelasi rank spearman??dalam kondisi seperti apa kita harus menggunakan korelasi kendall atau korelasi trank spearman?thx
Oleh: ruu on Juli 25, 2011
at 2:26 am